Rabu, 25 Februari 2009

CARA MEMANCING IKAN BANDENG

Sebetulnya cara memancing bandeng tak beda dengan ikan mas. Kalau diperhatikan ada dua cara yang biasa dipakai, yaitu memakai rangkaian berpelampung atau rangkaian langsung yang diberi pemberat (disebut glosor).

Rangkaian berpelampung merupakan rangkaian yang paling umum dipakai para pemancing. Sebab, isyarat deteksi mudah dibaca. Pemasangan pelampung cukup gampang bila digunakan peniti khusus pelampung dan karet pembatas khusus (stopper) yang membuat rangkaian tadi menjadi praktis pada joran.

Untuk cara pemasangan, mula-mula loloskan kenur pada jalur kenur di joran. Masukkan secara berurut karet pembatas, peniti pelampung dan timah sebesar biji lada sebelum mengikatkan peniti (link swivel) di ujung kenur. Di bagian bawah, dipasang mata kail yang sudah dirangkai tiga, karena mulut bandeng itu lebih kecil dan lebih peka dari ikan mas, maka sebaiknya digunakan mata kail nomor sembilan atau sepuluh.

Rangkaian berpelampung sangat cocok diterapkan pada air yang tenang dan berangin sedang. Kedalaman empang maksimal dua meter. Ukuran kedalaman air harus tepat agar jarak pelampung dengan umpan tak terlalu panjang yang bisa membuat ikan lolos saat joran digentak.

Rangkaian glosor juga memberikan keuntungan lain, umpan bisa dilontarkan lebih jauh lagi ke tengah. Kita pun tak perlu memicingkan mata karena melihat pelampung yang jauh tetapi cukup berkonsentrasi mengawasi tempat masuknya kenur ke dalam air. Atau bisa juga dengan merasakan umpan yang termakan lewat sentuhan jari.

Agar lebih praktis, kita bisa memakai kenur pengikat kail berwarna hitam sepanjang 20 cm. Di ujungnya diikat peniti pancing sebelum dimasukkan timah pemberat minimal sebesar biji jagung. Ujung kenur lain diikat kili-kili yang tersambung dengan mata kail yang dirangkai tiga.

”Kalau pakai cara glosor, jangan pernah meleng atau tertidur. Meleng sedikit, joran bisa ikut terbawa bandeng waktu umpan dimakan.

Umpan

Mancing ikan apa pun jenisnya sangat bergantung pada umpan. Bila salah menentukan, akan berpengaruh langsung pada hasil tangkapan. Untuk bandeng, biasanya memakai umpan pelet Super AA yang berwarna merah. Umpan ini biasanya digunakan untuk mancing ikan mas. Sebelum dipakai, terlebih dahulu direndam dalam air hangat. Bulatan-bulatan yang ditancapkan juga jangan terlampau besar. Ingat, mulut bandeng kecil dan lebih peka.

Sama halnya dengan mancing ikan mas, pada waktu tertentu pemancing juga menebar umpan penebar. Ini sengaja dilakukan agar ikan-ikan segera berkumpul. Umpan bom ini sederhananya dilakukan seperti orang yang melempar bom. Jangan pernah ragu, sebab hasilnya akan efektif sekali.

Walau teknik dan pengetahuan sudah dikantongi, jangan pernah melupakan faktor luck. ”Faktor ini justru paling dominan. Biar di sebelah narik terus, kalau lagi apes ya kita-nya malah sering nggak kebagian.Selamat memancing…..

Sumber:sinar harapan.co.id

Jumat, 06 Februari 2009

MANCING POPPING

Semarak Mancing Popping di Tanah Air

Belakangan ini banyak mania mancing yang menggemari mancing popping. Sebelum mancing popping ini mulai dikenal di Indonesia sebenarnya negeri kinta ini sudah familiar dengan beragam teknik mancing baik secara tradisional maupun modern. Mulai teknik mancing dengan laying-layang, dengan umpan bulu, mancing dasar, mancing koncer, sampai dengan teknik mancing tonda (trolling).

Arti Popping
Sebelum mengulas lebih jauh mengenai mancing popping, ada sebuah pertanyaan yang mendasar yaitu apa sih arti popping? “Konon ceritanya sebutan popping itu, terjadi karena efed dari popper yang ditarik oleh manis mancing bunyinya pop…, pop…, pop. Karena bunyi seperti itu maka mania mancing menyebut dengan istilah popping,” .
Arti popping itu adalah mancing menggunakan umpan popper. Popper adalah umpan buatan yang bahan dasarnya dari kayu. Cara memancingnya dengan teknik kasting yaitu melempar umpan popper kemudian menariknyaSejarah Popping
Mengenai sejarah sejak kapan mancing popping masuk ke Indonesia tidak ada yang tahu persis. Meski banyak mania yang tidak tahu asal usul popping mulai merebak di Indonesia sejumlah mania yang menunjukkan bahwa ada tiga orang pionir popping di Indonesia.
“Pionir popping di Indonesia sepengetahuan ada tiga orang yaitu Adhek Amerta Bali, Jhon Hambali baru Munadi,” . ketiga orang itu telah menekuni mancing popping bertahun-tahun sebelum para mania lain mengerti mancing popping.
“Awal popping itu sendiri berasal dari Australia, dari negeri asalnya tidak berkembang justru yang merebak teknik popping di negara Jepang. Dari negeri Jepang inilah mulai berkembang berbagai teknik popping dengan alat-alat yang mendukung.
Merebaknya popping di Jepang tidak serta merta merebak di tanah air. Namun lantaran banyak mania mancing negeri matahari terbit yang mancing di Indonesia, mancing popping pun mulai di kenal orang Indonesia.
Dari interaksi seringnya mancing bersama orang-orang Jepang itulah membuat Adhek Amerta semakin mencintai mancing popping. Kecintaannya terhadap mancing popping itulah membuat Adhek Amerta berkreasi untuk menciptakan umpan-umpan popper dan sekarang ini umpan poppernya merebak di berbagai Negara.
Meski Adhek Amerta sudah menekuni mancing selama 12 tahun namun kenyataannya mancing popping tidak berkembang pesat di tanah air. Baru sekitar tahun 2001-2003 mania mancing yang bergabung dalam mailinglist mancing I di internet mulai mendiskusikan mancing popping. “Orang-orang ribut mengenai mancing popping mungkin sekitar tahun 2003 lalu. Selanjutnya pada tahun itu juga kami melakukan trip bersama pemancing Thailand untuk popping di pulau Komodo. Setelah trip mancing popping di pulau Komodo bersama pemancing luar negeri, akhirnya mania mancing yang sering ngobrol di internet itu, setahun kemudian yaitu pada bulan April 2004 lalu membuat trip mancing ke Pulau Komodo. “Trip ke Komodo tahun 2004 itulah yang memang terdiri dari tujuh pemancing Indonesia.
Cerita keberhasilan dan serunya mancing popping membuat para mania mancing lainnya pun mulai tertarik untuk berpopping ria. Mulai merebaknya popping ternyata membawa berkah kepada toko-toko pancing yang menjual piranti mancing seperti joran, kenur, popper, dan ril popping mulai menghiasi toko-toko pancing ibukota.
Tumbuhnya mancing popping paling tidak menghapus pandangan minus terhadap mania mancing bahwa kegiatan mancing ikan hanya kegiatan malas. Justru sebaliknya bahwa mancing popping adalah mancing yang sarat dengan unsure olahraga. Den/rambe/mrk.
oo00oo

Kamis, 05 Februari 2009

UMPAN MANCING


Umpan adalah bagian dari alat pancing. Umpan berfungsi untuk menarik perhatian ikan sasaran sehingga ikan tersebut tertarik untuk memakan atau mengigitnya.

Jenis-jenis umpan mancing

Umpan dapat dibagi dalam 2 kategori besar, yaitu umpan alami dan umpan tiruan.

  1. Umpan alami (bait) adalah umpan yang sama atau secara kimiawi mirip dengan makanan ikan tersebut di habitat aslinya. Umpan alami dapat berupa cacing, udang, ikan, cumi, pelet, umpan esence dan sebagainya.
  2. Umpan tiruan (lure) adalah umpan khusus untuk ikan-ikan predator baik air tawar maupun air laut yang dibuat sedemikian rupa sehingga bentuk dan gerakannya menyerupai makanan alami ikan tersebut di habitat aslinya. Beberapa tipe umpan tiruan meliputi : minnow, popper, metal jig, konahead, spoon, crankbait, stckbait, spinner, jig head, soft plastic lure, sabiki (kotrekan), feather jig,dll.

dari : fishyforum.com/wiki

Selasa, 03 Februari 2009

TIPS MEMILIH SENAR PANCING

Senar / Line adalah suatu tali terbuat dari bahan khusus yang digunakan untuk memancing dan menempatkan kail (hooks), pelampung (floats), timah (sinker) dan asesoris lainnya.

Ada 2 bagian senar yaitu main line dan hook line. Pemakaian senar disesuaikan dengan tujuannya, apakah untuk mencari ikan besar/kecil terutama di kolam. Diameter senar pun disesuaikan dengan besar kecilnya ikan yang kita inginkan. Hal pertama yang perlu diketahui dalam memilih senar adalah kualitas dari bahan senar tersebut yang masing-masing senar mempunyai ciri khas tertentu, dan biasanya senar yang baik kualitasnya pun relatif mahal.

Senar yang baik mempunyai mutu stabil. Dibuat dari bahan baku berkualitas, mesin yang baik dan dengan proses dan quality control yang baik pula. Kestabilan senar dimaksud adalah jika dibuat dengan quality control yang ketat seperti diameter, kekuatan (strength), kekuatan ikat senar (knot strength), perpanjangan senar pada saat ditarik (elongation), daya lentur (flexibility) dan ketahanan gesek (abrasion resistance)
I. Jenis-jenis Senar :

a. Monofilament : Senar dengan serabut (filament) tunggal, yang terbuat dari bahan dasar nylon. b. Multifilament : Senar dengan banyak serabut. Permukaan senar ini kasar, tidak sehalus senar dari bahan nylon dan banyak dipakai pemancing hobi dan biasanya digunakan untuk lomba.
II. Karakteristik Senar :

a. Kekuatan (strength) : Seberapa mampu senar dapat menahan beban. Tes kekuatan ini dilakukan dengan menggunakan universal testing machine dengan menarik senar sepanjang 50 cm dengan kecepatan tarikan 200 mm permenit, kemudian senar diuji sampai putus untuk melihat kekuatan maksimalnya.

b. Kekuatan Ikat Senar (knot strength) : Kekuatan ikat pada simpul, dimana senar akan putus disimpul. Umumnya kekuatannya diukur dengan pons (lbs) atau kg (kilogram). Tes kekuatan simpul dilakukan sama dengan tes kekuatan senar dengan membuat simpul pada tengah-tengah senar yang akan diuji, sampai senar putus pada simpul.

c. Perpanjangan Senar Pada Saat Ditarik (elongation) : Senar akan mengalami perpanjangan/mulur pada saat menarik beban, sampai titik maksimal dari senar itu tidak dapat mulur lagi. Tes dilakukan dengan menarik senar sampai titik maksimal senar akan putus.

d. Ketahanan Gesek (abrasion resistance) : Senar yang tidak mudah terkikis / abrasi apabila terkena batu karang, penuntun senar pada joran dan tempat jalannya senar pada ril. Tes dilakukan dengan menggesek senar sampai putus dengan menggunakan amplas berputar dan dihitung jumlah putarannya. Makin banyak jumlah putaran, menunjukkan senar semakin tahan terhadap gesekan.

e. Kelenturan (flexibility) : Resistensi senar saat ditekuk. Tes dilakukan dengan mengukur resistensi senar pada saat ditekuk. Makin besar resintensinya menunjukkan senar semakin kaku.
III. Kekuatan Senar Dapat Diukur Menggunakan :

a. Alat Pengetesan Senar : Memakai mesin khusus untuk tes senar yang keakuratan atau ketepatannya lebih baik dibanding manual (memakai tangan) karena senar di tes secara terperinci.

b. Secara Manual : Dilakukan dengan memakai suatu timbangan, kemudian senar ditarik (timbangan menunjukkan suatu angka) sampai senar tersebut putus.pojok pemula
IV. Macam-macam Kemasan Senar :

a. Commercial : Kemasan senar yang dijual untuk pemakaian yang lebih ekonomis dan kurang memperhatikan senar dibanding kemasan senar hobi. Biasanya pemakaian senar ini untuk mencari nafkah/keuntungan dan digunakan untuk keperluan nelayan membuat/menambal jala.

Senar komersial dibagi 2 yaitu :

- Senar bungkus : Senar gulungan tanpa spool dalam bungkusan plastik dengan informasi kekuatan (lbs), diameter (mm) dan panjang senar (m)

- Senar Pak : Kumpulan senar bungkus, yang dijual dalam bentuk pak ditimbang dengan berat 4,5 kg.

b. Hobi : Senar yang pemasarannya ditujukan pada pemancing hobi. Senar ini lebih mengutamakan kualitas seperti kekuatan dan diameter.

Senar hobi dibagi 2 yaitu :

- Senar Rol Meter : Senar gulungan dengan spool, dengan informasi kekuatan (lbs), diameter dan panjang senar.

- Senar Rol Berat : Senar gulungan dengan spool dan informasi kekuatan (lbs), diameter, panjang senar
IV. Penjelasan Senar IGFA Class :

IGFA (International Game Fishing Association) Class adalah peraturan standarisasi tentang senar. Sebagai contoh, apabila senar yang bertanda IGFA Class mempunyai kekuatan 10 kg, maka senar akan putus bila dibebani lebih dari 10 kg. Dibanding dengan senar lain yang tidak ada label IGFA Class kemungkinan senar tidak putus apabila dibebani melebihi 10 kg, bahkan juga senar akan putus di bawah 10 kg.Untuk mencapai sebuah rekor kelas tertentu, maka senar yang digunakan pemancing akan di tes kekuatannya sesuai klaim rekor. Semua senar yang berlabel ataupun yang tidak berlabel IGFA harus di tes untuk validasi senar yang digunakan.
V. Tips Memilih Senar :

Dalam memilih senar kita harus mengetahui terlebih dahulu tujuannya, apakah untuk tujuan komersil atau hobi. Apabila tujuan untuk komersil, maka memilih senar tidak serumit memilih senar untuk hobi. Berbeda dengan hobi, banyak hal harus diperhatikan dalam memilih, seperti ikan apa yang dicari, tipe memancing (troling, spinning dan lain-kain) untuk perlombaan / tidak, strength (kekuatan) dalam satuan lbs (pon) atau kilogram (kg) dan diameternya.
VI. Tips : Membedakan senar nylon dan fluorocarbon, dengan cara dibakar, untuk senar nylon api mau menyala dan untuk senar fluorocarbon api tidak bisa menyala.


Senin, 12 Januari 2009

TIPS MEMANCING IKAN EMAS

Untuk meningkatkan kepekaan gigitan ikan mas, gunakan kenur super. Kenur berteknologi tinggi ini memiliki diameter kecil untuk kekuatan yang sama pada kenur monofilament. Braided Line atau kenur super ini memiliki sifat low stretch (daya renggang/mulur yang rendah) sehingga meningkatkan kepekaan, memudahkan tertancapnya mulut ikan artinya tidak memerlukan sentakan yang terlalu keras, diameter yang kecil meningkatkan kamuflase atau dengan kata lain meminimalkan bayangan kenur yang dapat terlihat ikan. Namun sangat disarankan kenur super ini untuk dipadukan dengan joran dan penggulung yang dikhususkan untuk kenur super agar didapat performanya yang maksimal, sebagai contoh Spider Wire dari Spectra 10 lb ~ 15 lb test dengan Spider Cast Rod dan Spider Cast Reel SC 30 produk Mitchell. Maka sensasi kenur super dapat secara maksimal diterapkan. Namun jika hanya ingin merasakan kehebatan kenur super ini, harap digunakan joran yang agak lentur, kurangi tekanan drag dan mainkan secara lembut ketika menyentak atau memainkan ikan.Selain kenur super di atas tadi, untuk meningkatkan kepekaan terhadap sambaran atau gigitan ikan. Gunakanlah jari telunjuk, sambil memegang joran sentuhlah kenur yang keluar dari penggulung dengan telunjuk. Ikan yang gigitannya halus sekalipun akan dapat dirasakan jari anda.
Biasakanlah setelah melontar umpan untuk tidak segera mengencangkan kenur. Tutup bail arm penggulung yang dibuka saat akan melontar tadi. Pegang dahulu joran atau dapat juga di taruh di tatakan joran. Perhatikan kenur yang mengambang di air, gulung sedikit untuk meluruskan kenur. Biarkan kenur perlahan-lahan tenggelam mulai dari tempat yang jauh. Sesaat setelah melontar tadi adalah awal waktu untuk memperhatikan kenur tersebut, karena sering sekali ikan mas di empang galatama menyambar umpan yang baru terjatuh memecah air. Lihat gerakan kenur yang maju secara perlahan atau cepat, gerakannya seperti ular atau kereta yang bergerak maju, inilah saat yang tepat untuk strike (menggentak joran).
Pernahkah anda melihat seorang pegalatama yang sedang mengketuk-ketuk gagang dari joran yang bersandar di cagaknya. Tindakan menggedor joran ini bukan tanpa sebab, bukan juga karena pemancing sedang stres karena tidak ditarik ikan. Ketukan pada batang joran akan mengirimkan getaran-getaran lewat kenur langsung menuju umpan. Seandainya joran didiamkan saja, lalu ada ikan mas yang secara halus menyedot umpan namun segera memuntahkannya kembali karena menyadari umpan tersebut memiliki beban akibat pemberat atau kenur. Maka apabila pemancingnya saat itu aktif menggedor joran maka ikan yang sedang menyedot umpan itu akan dikagetkan oleh getaran yang diterimanya hingga membuat ikan tersebut lari menjauh sambil berusaha memuntahkan umpan dan gerak larinya ikan justru membuat kail tertancap dengan sendirirnya di mulut ikan.
Jangan abaikan gelembung-gelembung udara atau rembesan yang berputar-putar di sekitar dinding kolam bagian dek atau tidak jauh di depan lapak. Memang tak dapat dipastikan apakah itu ikan mas atau ikan mas yang berukuran super, namun tak ada salahnya dicoba. Umpan bom sebaiknya jangan ditempelkan ke rangkaian, cukup taburkan ke arah rembesan tadi. Gunakan umpan yang kecil saja, kalau bisa turunkan umpan secara perlahan agar tak mengagetkan ikan. Setelan drag harap dikurangi. Miringkan joran atau perkecil sudut yang dihasilkan kenur dan dakar kolam sehingga arah kenur menjadi miring atau tidak tegak lurus, sabarlah karena ikan tidak segera memakan umpan. Gerakan-gerakan kecil ujung joran yang menukik ke air menandakan keberadaan ikan. Jangan digentak dulu kecuali bila benar-benar yakin, karena gerakan yang tadi itu akibat kenur yang tersenggol ikan atau ikan sedang menggoser atau membersihkan dasar kolam dengan sirip dan bagian bawah badannya. Gantilah bila beberapa saat umpan tak dimakan. Kesabaran akan berhasil bila tiba-tiba ujung joran menukik deras atau ril yang menjerit karena kenur dilarikan ikan.Sumber : www.geocities.com/mancing_galatama